Monday, April 08, 2013

Regulasi Terbaru MotoGP Mulai Musim 2013

MOTOGP - Tidak banyak perubahan yang akan diberlakukan di MotoGP 2013. Pun begitu, beberapa perubahan ini boleh jadi akan menentukan jalannya balapan nanti.

Dibandingkan dengan musim lalu, perubahan MotoGP pada musim ini relatif lebih kecil--perubahan regulasi lebih besar rencananya baru akan diberlakukan musim 2015 mendatang. Menjelang balapan pertama musim 2013 di Losail, Minggu (7/4/2013), setidaknya ada dua regulasi baru yang terbilang lebih menonjol.

MotoGP musim 2013 kini mengadopsi sistem poin penalti baru. Sasarannya adalah rider "nakal" yang acapkali mendapat peringatan atau dinilai membahayakan pebalap lain, maupun melakukan pelanggaran seperti menyerang marshal atau ofisial lainnya.

Dalam sistem baru tersebut, seorang rider bisa dijatuhi hukuman berupa poin penalti dari hitungan satu sampai sepuluh. Poin hukuman ini bisa merupakan sanksi pengganti atau tambahan dari sanksi lainnya.

Sepanjang musim, poin itu akan terakumulasi. Ketika sampai ke jumlah tertentu, sanksi berikut ini akan dijatuhkan secara otomatis kepada pebalap bersangkutan:

- Empat poin: Memulai balapan berikutnya dari grid paling belakang
- Tujuh poin: Memulai balapan berikutnya dari pit lane
- 10 poin: Didiskualifikasi pada balapan berikutnya

Setelah rider bersangkutan mencapai jumlah 10 poin maka poin penalti untuknya akan direset kembali ke nol, untuk kemudian bertambah lagi jika ia nanti mendapat hukuman lain di sisa musim. Poin penalti ini sendiri baru akan "diputihkan" saat musim berakhir alias tidak berlanjut ke musim berikutnya.

Pemberlakuan sistem ini secara khusus tampaknya diharapkan dapat meminimalisir aggressive riding para pebalap sehingga mengurangi potensi kecelakaan fatal. Namun begitu, juga muncul kerisauan kalau ini justru bisa mengurangi serunya balapan di lintasan, terutama untuk rider dengan gaya "bawaan" yang memang cenderung agresif.

Selain poin penalti tersebut, satu regulasi lain yang menonjol di MotoGP 2013 adalah menyoal proses kualifikasi.

Untuk musim 2013, sesi latihan bebas akan dihelat sebanyak empat kali, alias bertambah satu dari sebelumnya. Yang menarik, sesi latihan bebas kali ini juga akan menentukan ke posisi start para pebalap dalam balapan.

Mekanismenya, sepuluh pebalap dengan waktu total terbaik dalam sesi-sesi latihan bebas otomatis masuk ke Qualifying Practice 2 (QP2)--catatan waktu yang dihitung di sini adalah free practice satu sampai dengan tiga, sedangkan free practice empat lebih digunakan sebagai persiapan menuju kualifikasi.

Nah, para pebalap lain sisanya kemudian bakal ikut serta ke dalam Qualifying Practice 1 (QP1). Pada akhirnya, dua pebalap tercepat di QP1 ini berhak maju dan bergabung dengan 10 pebalap sebelumnya untuk maju ke QP2.

Total 12 pebalap tersebut kemudian harus pamer kecepatan di QP2 untuk memperebutkan posisi start 1 sampai dengan 12 di dalam balapan. Sementara para pebalap lain yang tidak termasuk ke dalam 12 besar itu harus start dari posisi 13 sampai ke belakang, sesuai waktu mereka di QP1.

Sistem baru ini diyakini akan membuat sesi latihan bebas menjadi lebih seru dan menarik untuk disimak karena sedikit-banyak langsung jadi semacam "prakualifikasi".

Sudah tak sabar melihat bagaimana regulasi baru ini akan mempengaruhi balapan MotoGP 2013 nanti? Maka jangan lupa menandai tanggal-tanggal ini di kalendar balap Anda dan putuskan sendiri apa balapan nanti jadi lebih seru atau malah bikin jemu.

Maaf untuk komentar saya aktifkan moderasi, ini untuk menghindari komentar spam yg tidak berhubungan dengan artikel yag di komentari.